spot_imgspot_img
Jumat 17 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog

Babak Baru Program MBG, Zulkifli Hasan Minta Waktu 1 Bulan

0
Zulkifli Hasan program MBG fokusjabar.id
Zulkifli Hasan

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru.

Menurutnya, saat ini pemerintah tengah bergerak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

BACA JUGA:

Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik Jadi Irjen Kemenimipas

Mulai dari dugaan penyalahgunaan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), persoalan distribusi hingga kecukupan anggaran per porsi.

Seluruh aspek akan di kaji dalam satu bulan ke depan sebelum di laporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Zulkifli Hasan menegaskan, pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait kini tengah mendalami berbagai persoalan yang muncul.

Pendalaman tersebut mencakup berbagai laporan yang selama ini menjadi perhatian. Termasuk dugaan penyalahgunaan titik-titik lokasi SPPG maupun berbagai hambatan teknis di lapangan.

Hasil evaluasi tersebut akan di rangkum dan di laporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam waktu sekitar satu bulan.

“Soal MBG, kami akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan,” ungkap Zulhas di kutip tribuntrends.com, Jumat (17/7/2026).

Dia menyebut, pembahasan mengenai program MBG menjadi salah satu agenda utama dalam rapat terbatas yang di pimpin Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan.

Selama kurang lebih empat jam, Presiden bersama jajaran menteri membahas dua program strategis pemerintah. Yakni, program MBG dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurutnya, hasil kajian yang tengah di lakukan nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan arah kebijakan berikutnya.

Pemerintah mengakui terdapat cukup banyak persoalan yang harus di benahi agar pelaksanaan program MBG semakin efektif.

Mulai dari dugaan penyalahgunaan pelaksanaan program, ketidaksesuaian titik penerima manfaat hingga lokasi yang telah di tetapkan tetapi belum memiliki SPPG.

BACA JUGA:

Peringati Hari Pajak 2026, DJP Catat Lonjakan Setoran Pajak Hingga 24 Persen

Dia berharap, evaluasi tersebut mampu menghasilkan tata kelola yang lebih rapi. Sehingga pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.

Anggaran Rp15 Ribu per Porsi 

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengkaji kembali kecukupan anggaran MBG Rp15 ribu per penerima.

Saat ini, komponen biaya bahan makanan di tetapkan sebesar Rp8 ribu untuk siswa PAUD hingga kelas III dan Rp10 ribu untuk siswa kelas IV hingga SMA.

Di luar itu masih terdapat biaya operasional sebesar Rp3 ribu dan biaya fasilitas sebesar Rp2 ribu pada setiap porsi.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari mengatakan, Presiden meminta seluruh opsi di hitung secara komprehensif sebelum pemerintah mengambil keputusan.

“Pak Presiden mengatakan, apakah anggaran Rp15 ribu itu sudah cukup? Silakan kaji,” kata Agustina.

(Bambang Fouristian)

Piala Presiden 2026: Igor Tolic Beri Menu Latihan Taktikal

0
Igor Tolic piala presiden 2026 fokusjabar.id
Igor Tolic

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih kepala Persib Bandung, Igor Tolic mengatakan, anak asuhnya sudah di beri menu latihan taktikal di Lapangan Pendamping Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung Jawa Barat (Jabar).

Menurut Igor Tolic, program latihan tersebut sebagai persiapan menghadapi Piala Presiden 2026.

BACA JUGA:

Kontrak Julio Cesar Diperpanjang Persib Bandung

Sebelum menerima menu taktikal, Thom Haye dan kawan-kawan telah menjalani prrogram pemulihan kebugaran selama sepekan.

“Pada dasarnya, latihan saat ini soal komunikasi bagaimana ketika kami bertahan dan menyerang bersama-sama, melakukan serangan balik dan menyerang ke pertahanan,” kata Igor.

“Menyerang ke tim yang menerapkan pertahanan low block adalah sesuatu yang sangat sulit di dalam sepak bola. Jadi, kami melakukannya sejak dini dan ada waktu 5-6 pekan untuk menyelesaikan masalah ini,” Dia menambahkan.

Tolic juga tak mengabaikan kualitas pertahanan tim. Ia berharap, timnya memiliki pertahanan yang tak mudah di tembus lawan.

Dalam sesi latihan kemarin, bek asal Prancis, Gabriel Mutombo absen karena sedang sakit. Selain itu, penyerang sayap, Febri Hariyadi pun masih fokus memulihkan cedera bersama fisioterapis klub.

BACA JUGA:

Dedi Kusnandar Fokus Hadapi Piala Presiden 2026

“Kami juga belajar bertahan agar gawang tidak kemasukkan. Ini topik latihan lainnya yang sifatnya pelengkap. Semua pemain bekerja keras dan saya juga sering kali melihat para pemain berdiskusi satu sama lain,” imbuhnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, rekrutan anyar Persib Bandung, Gakuto Notsuda menjalani sesi latihan perdananya bersama skuad Pangeran Biru.

Latihan tersebut menjadi awal perjalanan Gakuto Notsuda bersama Persib Bandung setelah resmi bergabung untuk musim 2026/2027.

Bagi pemain kelahiran Hiroshima, Jepang, 6 Juni 1994 itu, tim kebanggaan Bobotoh menjadi pengalaman pertamanya berkarier di Indonesia.

Pada sesi latihan perdana, tim pelatih yang dipimpin Igor Tolic memberikan menu latihan ringan kepada Notsuda.

Program tersebut di siapkan sebagai bagian dari proses adaptasi sebelum intensitas latihan di tingkatkan bersama seluruh anggota tim.

Meski baru bergabung, penyerang asal Jepang itu tampak menikmati setiap momen latihan.

(Bambang Fouristian)

Piala Presiden 2026 di Depan Mata, Adam Alis Bilang Begini

0
adam alis piala presiden fokusjabar.id
Adam Alis

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Adam Alis siap menghadapi Piala Presiden 2026. Anak asuh Igor Tolic bertemu Arema FC pada pertandingan pembuka di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), 25 Juli 2026.

Menurut Dia, timnya telah menjalani sesi latihan sebanyak lima kali dengan intensitas yang baik.

BACA JUGA:

Persib Bandung dan Frans Putros Resmi Berpisah

Adam Alis menyebut, proses adaptasi dan chemistry antarpemain menunjukkan progres positif dari hari ke hari.

“Alhamdulillah kita sudah lima kali latihan dan berjalan lancar. Sedikit demi sedikit, kita sudah saling mengenal satu sama lain,” kata Adam Alis.

Dia berharap, sisa waktu persiapan dapat di manfaatkan secara maksimal. Hal ini di nilai krusial agar bisa tampil baik pada laga perdana Piala Presiden.

Adam menegaskan, fokus utama tim saat ini adalah melewati setiap pertandingan dengan hasil terbaik tanpa mau terbebani oleh target yang muluk-muluk.

BACA JUGA:

Dedi Kusnandar Fokus Hadapi Piala Presiden 2026

“Untuk target sendiri mungkin ya enggak muluk-muluk. Pokoknya fokus dari pertandingan ke pertandingan. Mudah-mudahan bisa maksimal di setiap pertandingan,” kata Adam.

Bagi Adam Alis, turnamen pramusim ini dianggap sebagai batu loncatan penting untuk membangun kekompakan.

“Turnamen pramusim seperti ini bagian dari persiapan untuk menuju liga. Mudah-mudahan di persiapan ini kita bisa lebih kompak dan lebih siap lagi,” imbuhnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Gelandang Persib, Dedi Kusnandar (Dado) menambahkan, dia bersama rekan-rekannya bisa mengikuti seluruh instruksi yang di berikan tim pelatih dengan baik sebelum tampil di turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

“Pastinya ini bagian dari kita pre-saeson, pastinya pelatih selalu mengasih instruksi ini bagian persiapan. Jadi kita step by step menghadapi Piala Presiden,” kata Dado.

Meski hanya sebatas turnamen pramusim, pemain yang menggunakan nomor punggung 11 ini akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya.

Apalagi, pada Piala Presiden 2026 Persib akan bermain sebagai tuan rumah dengan dukungan penuh dari Bobotoh. Sehingga, Dado akan bekerja keras untuk meraih hasil maksimal.

(Bambang Fouristian)

Siloka Sunda Warnai Rakerda PAN Kota Tasikmalaya, Budi Mahmud Tekankan Pentingnya Budi Pekerti

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Pemukulan Gong oleh Sekum DPW PAN Provinsi Jawa Barat Ivan Fadilah, bersama Ketua PAN Kota Tasikmalaya Budi Mahmud Saputra, tanda dimulainya Rakerda Partai Berlambang Matahari itu (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tasikmalaya resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus melantik pengurus baru untuk periode 2026-2031. Perhelatan istimewa ini berlangsung di Aula Hall Center, Jl. Letnan Harun, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Kamis (16/7/2026).

Sekretaris DPW PAN Provinsi Jawa Barat, Ivan Fadilah, hadir langsung untuk membuka secara resmi agenda Rakerda tersebut. Selain itu, tampak hadir Ketua DPD PAN Kota Tasikmalaya H. Budi Mahmud Saputra, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara, Kepala Bakesbangpol Kota Tasikmalaya Ade Hendar, serta ratusan kader, relawan, dan tamu undangan.

Baca Juga: Rangkul Ratusan UMKM, JNE JLC Gathering 2026 Dorong Kolaborasi Bisnis di Era Digital

Dalam pidatonya, Ketua PAN Kota Tasikmalaya Budi Mahmud Saputra menegaskan bahwa Rakerda dan pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Momentum ini menjadi tonggak tekad dan perjuangan partai dalam membangun kekuatan baru yang lebih kokoh.

“Hari ini adalah menandai, bahwa perjuangan kita memasuki babak baru. Rakerda menyatukan langkah, pelantikan meneguhkan tekad bahwa perjuangan ini tidak pernah berdiri sendiri. Kita semakin kuat karena banyak hati yang rela mengabdi,” ungkap Budi Mahmud Saputra, Kamis (16/7/2026).

Ia juga mengajak seluruh pengurus, kader, hingga relawan untuk senantiasa memupuk semangat kerja, menjaga kekompakan, serta memperjuangkan amanah rakyat dengan sungguh-sungguh.

Bagi Budi, berpolitik bukan sekadar mengejar kemenangan dalam pemilihan umum. Esensi politik yang sesungguhnya adalah menghadirkan solusi konkret, mendengarkan jeritan masyarakat, serta bekerja tulus mengemban kepercayaan publik.

“Jangan pernah lelah turun ke tengah-tengah masyarakat. Hadirlah saat rakyat membutuhkan, bukan hanya saat musim pemilu. Karena kepercayaan tidak lahir dari janji, melainkan tumbuh dari kerja serta kiprah nyata,” ujarnya.

Budi juga mengingatkan bahwa perubahan besar selalu lahir dari kebersamaan dan komitmen yang kuat. Baginya, gerakan perubahan bukanlah tentang aksi pahlawan tunggal, melainkan ibarat matahari terbit yang membawa harapan nyata.

“Perubahan sejati adalah takbir dan teriakan keadilan yang diucapkan bersama-sama,” tegasnya.

Istiqamah Kader PAN Kota Tasikmalaya

Ia menaruh harapan besar agar seluruh kader PAN, khususnya di Kota Tasikmalaya, tetap istiqamah dalam berjuang, memegang teguh komitmen, serta memiliki militansi yang konsisten. Ia meminta kader tidak pernah berhenti belajar, berkarya, mengabdi, dan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat.

Menariknya, Budi mengutip siloka Sunda yang mendalam untuk mengingatkan para kader: “Hade goreng ku omong, gedé leutik ku budi”. Ungkapan ini mengandung makna bahwa ucapan, perilaku, dan budi pekerti sangat menentukan martabat seseorang, sehingga kader wajib menjaga nama baik diri dan partai.

“PAN bukan hanya Partai, melainkan harus menjadi tempat dan rumah perjuangan. Menjadi rahim yang melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas, berani, dan selalu berpihak kepada rakyatnya,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus baru DPD PAN Kota Tasikmalaya. Ia berharap partai ini terus berkiprah secara nyata agar masyarakat luas dapat merasakan langsung manfaatnya.

Dicky juga mendorong DPD PAN Kota Tasikmalaya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah demi memajukan Kota Tasikmalaya.

“Selamat kepada pengurus baru sekaligus selamat melaksanakan Rakerda. Mari kita bersinergi untuk membangun Kota ini agar, semakin maju dan berkembang agar, kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat,” harapnya.

Melalui kepengurusan baru yang energik ini, DPD PAN Kota Tasikmalaya menunjukkan konsolidasi internal yang semakin kuat. Forum Rakerda ini juga menjadi ruang strategis untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan agar partai lebih responsif terhadap berbagai persoalan warga.

(Seda)

Rangkul Ratusan UMKM, JNE JLC Gathering 2026 Dorong Kolaborasi Bisnis di Era Digital

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kegiatan JLC Member Gathering, untuk menyapa pelanggan setia di wilayah Bandung Raya (ist JNE)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Perusahaan jasa logistik JNE kembali melanjutkan rangkaian JNE Loyalty Card (JLC) Member Gathering. Kali ini, JNE menyapa langsung para member setia di Kota Kembang Bandung, Jawa Barat, bertempat di Hilton Hotel Bandung.

Mengusung tema hangat ‘Connect Collaborate Grow’, JNE memilih Bandung sebagai kota pembuka rangkaian gathering tahun ini. Setelah Bandung, perusahaan logistik raksasa ini segera menyambangi sembilan kota besar lainnya, mulai dari Tangerang, Bekasi, Bogor, Depok, Cikarang, Medan, Jakarta, Surabaya, hingga Semarang.

Baca Juga: TMMD ke-129, Kodim 0612 Tasikmalaya Bangun Tembok Penahan Tanah di Parungponteng

JNE menyelenggarakan gathering khusus ini sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para member setia. Selama beberapa dekade terakhir, para pebisnis lokal ini konsisten mempercayakan JNE untuk mengirimkan berbagai paket pelanggan mereka.

Acara penuh kehangatan ini bermula dengan pemaparan materi segar mengenai layanan terbaru dan berbagai langkah inovasi JNE. Setelah itu, panggung acara menampilkan Dinarso Ghandi selaku perwakilan brand Maternal Disaster yang membagikan kisah suksesnya dalam mengelola bisnis.

Davis Gunawan Hidayat, Research & Product Division Head JNE, menegaskan bahwa JLC Member Gathering menjadi bukti nyata komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha agar bisnis mereka semakin maju.

Melalui kegiatan interaktif ini, JNE ingin mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun koneksi yang kokoh dengan para pelaku usaha di berbagai wilayah tanah air.

“JLC Member Gathering mendorong kolaborasi dan menjadi wadah bagi para member untuk berbagi pengalaman dan memperluas jejaring sehingga mampu memperluas bisnis mereka,” ungkap Davis Gunawan, Kamis (16/7/2026).

Merumuskan Solusi Bisnis Bersama

Sepanjang acara JLC Member Gathering 2026, para member aktif berdiskusi mengenai tantangan nyata dalam dunia usaha serta merumuskan solusi bisnis bersama. Sesi berbagi ini sengaja berfokus untuk meningkatkan keahlian taktis seputar pemasaran digital bagi para pemilik merek dagang.

Dinarso Ghandi, Head of Marketing Maternal Disaster, mengapresiasi antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir. Menurutnya, pelaku usaha masa kini tidak boleh hanya mengandalkan produk berkualitas tinggi, melainkan wajib terus adaptif terhadap kebutuhan pasar global lewat adopsi teknologi digital.

“Kami berharap para member JLC bisa mendapatkan strategi baru untuk mengembangkan bisnis mereka. Terlebih menjangkau audiens lebih luas dengan strategi bisnis yang diterapkan,” ujarnya.

Keseruan acara memuncak saat JNE menyerahkan hadiah utama JLC Race 2025. Pemenang pertama Regional Jawa Barat kategori pendapatan terbesar, Dendi Tondok, membawa pulang satu unit sepeda motor. Sementara Ivan Prayogo memenangkan logam murni seberat 12 gram berkat volume transaksi tertinggi.

SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, menambahkan bahwa JLC merupakan wujud nyata JNE untuk merangkul erat pelanggan setia di seluruh penjuru Indonesia.

Ia optimis sesi inspiratif ini mampu melahirkan berbagai strategi segar bagi para pelaku usaha. Tentunya untuk terus berinovasi di tengah ketatnya persaingan era digital.

“JLC merupakan program untuk mengapresiasi pelanggan setia JNE yang diluncurkan sejak tahun 2009. Dan kini memiliki lebih dari 800 ribu member dan secara rutin menggelar berbagai program menarik. Seperti penukaran poin, hadiah gadget, voucher belanja, tiket nonton, hadiah peralatan rumah tangga hingga aksi donasi,” paparnya.

Melalui perhelatan gathering ini, JNE tidak sekadar membagikan hadiah melimpah. JNE sukses membangun komunitas bisnis yang tangguh sekaligus menyediakan ruang belajar interaktif bagi pemilik produk lokal untuk tumbuh bersama.

(Seda)

Cuaca Panas Saat Musim Kemarau, Hindari Makanan dan Minuman Ini agar Tak Cepat Dehidrasi

0
Cuaca Panas Saat Musim Kemarau, Hindari Makanan dan Minuman Ini agar Tak Cepat Dehidrasi
Cuaca Panas Saat Musim Kemarau, Hindari Makanan dan Minuman Ini agar Tak Cepat Dehidrasi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Saat cuaca panas ekstrem melanda di musim kemarau, tubuh bekerja ekstra keras mengeluarkan keringat untuk menjaga suhu internal tetap stabil. Di tengah kondisi ini, beberapa jenis makanan dan minuman justru bertindak sebagai “pencuri air” di dalam tubuh secara diam-diam.

Bukannya memberikan energi, mengonsumsi jenis makanan berikut justru mempercepat dehidrasi. Terlebih dapat meningkatkan suhu tubuh, dan memicu berbagai penyakit seperti panas dalam, gangguan pencernaan, hingga heatstroke.

Baca Juga: Cuaca Panas Saat Musim Kemarau? Ini 5 Tips Memilih Outfit agar Tetap Adem dan Stylish

Berikut adalah jenis-jenis makanan dan minuman yang sebaiknya Anda batasi atau hindari selama musim kemarau:

1. Kelompok Pemicu Dehidrasi Cepat (Efek Diuretik & Osmotik)

Makanan dan minuman dalam kategori ini memaksa tubuh membuang air lebih banyak melalui urine atau menarik air keluar dari sel-sel tubuh.

  • Minuman Tinggi Kafein (Kopi, Teh Kental, dan Minuman Energi): Kafein memiliki sifat diuretik alami. Kafein merangsang ginjal untuk membuang lebih banyak cairan dan garam melalui urine. Jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan tanpa diimbangi air putih, tubuh akan mengalami dehidrasi lebih cepat.
  • Makanan Tinggi Garam dan Sodium (Camilan Asin, Mi Instan, Makanan Kaleng): Ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam, tubuh akan menarik air dari sel-sel untuk menyeimbangkan kadar sodium dalam darah. Proses ini tidak hanya membuat Anda cepat haus, tetapi juga membuat sel-sel tubuh mengalami dehidrasi secara mikroskopis.
  • Minuman dan Makanan Sangat Manis (Soda, Boba, Kue Manis): Kadar gula yang melonjak tinggi dalam darah (efek osmotik) memaksa tubuh menarik air dari jaringan tubuh untuk mengencerkan gula tersebut. Akibatnya, Anda justru akan merasa semakin haus sesaat setelah meminum minuman manis dingin.
  • Minuman Beralkohol: Alkohol merupakan salah satu senyawa yang paling cepat memicu dehidrasi. Karena menghambat hormon antidiuretik (ADH) yang bertugas membantu tubuh menyerap kembali air.

2. Kelompok Pemicu Kenaikan Suhu Tubuh (Efek Termogenik)

Beberapa makanan membutuhkan energi ekstra yang sangat besar untuk dicerna, yang akhirnya meningkatkan suhu internal tubuh (efek panas dari dalam).

  • Makanan Tinggi Protein secara Berlebihan (Daging Merah Tebal): Proses memecah protein padat membutuhkan energi metabolisme yang sangat besar (termogenesis). Proses ini menghasilkan panas internal di dalam tubuh dan membutuhkan banyak air untuk membuang sisa nitrogen melalui ginjal.
  • Makanan Sangat Pedas: Kandungan senyawa kapsaisin pada cabai merangsang reseptor panas di tubuh secara instan. Meskipun memicu keringat (yang sebenarnya mendinginkan tubuh), jika kelembapan udara sangat rendah, keringat yang menguap terlalu cepat tanpa hidrasi yang cukup akan langsung memicu dehidrasi dan iritasi lambung.

3. Kelompok Pemicu Sakit & Gangguan Pencernaan

Suhu panas kemarau membuat bakteri berkembang biak berkali-kali lipat lebih cepat pada makanan tertentu.

  • Gorengan dan Makanan Sangat Berminyak: Minyak jenuh memperlambat proses pencernaan di dalam perut. Di tengah cuaca panas, pencernaan yang bekerja terlalu keras akan membuat tubuh terasa begah. Terlebih cepat lemas, dan meningkatkan risiko radang tenggorokan atau panas dalam.
  • Makanan yang Mengandung Mayones atau Susu di Ruang Terbuka: Saus berbasis telur dan susu sangat rentan basi dalam hitungan jam di bawah terik matahari. Mengonsumsi makanan seperti salad buah/sayur dengan mayones yang sudah terlalu lama berada di suhu ruang sangat sering menjadi pemicu utama diare dan keracunan makanan saat kemarau.

(Irfansyahriza)

Cuaca Panas Saat Musim Kemarau? Ini 5 Tips Memilih Outfit agar Tetap Adem dan Stylish

0
Cuaca Panas Saat Musim Kemarau? Ini 5 Tips Memilih Outfit agar Tetap Adem dan Stylish (WEB)
Cuaca Panas Saat Musim Kemarau? Ini 5 Tips Memilih Outfit agar Tetap Adem dan Stylish (WEB)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Menghadapi cuaca musim kemarau yang menyengat, pemilihan pakaian yang tepat menjadi kunci utama agar Anda tetap bebas beraktivitas tanpa terganggu oleh keringat dan rasa gerah.

Berikut adalah panduan memilih outfit musim kemarau yang nyaman, adem, namun tetap terlihat modis dan rapi:

Baca Juga: Musim Kemarau Bisa Bikin Kulit Perih dan Bersisik, Begini Cara Mencegahnya

1. Pilih Bahan yang “Bernapas” dan Menyerap Keringat

Kunci utama outfit anti-gerah terletak pada jenis serat kainnya. Hindari bahan sintetis tebal seperti poliester murni atau nilon yang cenderung memerangkap panas.

  • Katun (Cotton): Bahan alami paling aman yang sangat efektif menyerap keringat dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
  • Linen: Karakteristik serat linen yang longgar dan ringan membuatnya sangat cepat kering saat terkena keringat. Linen juga memberikan kesan kasual yang estetik dan premium.
  • Rayon: Bahan ini sangat jatuh, halus, dingin di kulit, dan memberikan kenyamanan ekstra saat matahari sedang terik-teriknya.

2. Utamakan Potongan Longgar (Loose-Fit)

Pakaian yang terlalu ketat akan langsung menempel pada kulit saat Anda berkeringat. Kondisi ini tidak hanya membuat gerah, tetapi juga berisiko memicu iritasi dan gatal pada kulit.

  • Atasan: Pilih potongan oversized shirt, kemeja kerah saudar (camp collar), atau blus berpotongan longgar.
  • Bawahan: Alihkan pilihan dari skinny jeans ketat ke celana kulot, wide-leg pants, celana kargo berbahan katun ringan, atau loose chinos.
  • Terusan: Bagi wanita, mengenakan casual maxi dress atau jumpsuit longgar berbahan katun atau linen adalah pilihan paling praktis untuk menjaga aliran udara tetap lancar.

3. Pakai Warna-Warna Terang atau Lembut (Pastel)

Warna pakaian sangat memengaruhi bagaimana tubuh Anda merespons panas matahari di luar ruangan.

  • Hindari Warna Gelap: Warna hitam, biru tua, atau cokelat tua bersifat menyerap panas matahari dan menyimpannya di sekitar tubuh Anda.
  • Gunakan Warna Terang: Pilih warna putih, krem, abu-abu muda, atau warna-warna pastel (seperti mint, soft pink, atau baby blue). Warna-warna ini memantulkan kembali radiasi sinar matahari sehingga tubuh terasa lebih sejuk.

4. Cerdas dalam Menggunakan Pakaian Berlapis (Layering)

Jika pekerjaan atau aktivitas menuntut Anda memakai pakaian berlapis (misalnya untuk kebutuhan formal atau berkendara), gunakan siasat berikut:

  • Kombinasi Kaos dan Kemeja Luaran: Gunakan kaos dalam (inner) berbahan katun tipis, lalu lapisi dengan kemeja linen tipis yang kancingnya dibiarkan terbuka sebagai outer.
  • Jaket Katun atau Rajut Tipis: Jika harus memakai jaket untuk menghalau debu jalanan, pilih jaket windbreaker tipis atau kardigan rajut ringan yang tidak tebal.

5. Lindungi Kepala dan Mata dengan Aksesori Pendukung

Selain baju dan celana, aksesori berikut sangat membantu meredam sengatan panas langsung ke tubuh:

  • Topi: Gunakan topi jenis bucket hat atau baseball cap berbahan katun untuk melindungi wajah dan kepala dari paparan langsung sinar UV.
  • Kacamata Hitam (Sunglasses): Gunakan kacamata dengan perlindungan UV untuk mencegah mata lelah akibat silau matahari.

(Irfansyahriza)